
Vietnam dipilih sebagai negara tuan rumah KTT kedua antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un akhir pekan ini. Hal itu dianggap Vietnam sebagai sebuah langkah positif.
Â
"Peristiwa penting ini telah menunjukkan bahwa lingkungan investasi Vietnam baik, bahwa model pembangunan Vietnam berjalan ke arah yang benar dan terutama bahwa keamanan dan keselamatan di Vietnam luar biasa," kata Perdana Menteri Vietnam, Nguyen Xuan Phuc kepada pejabat pemerintah di Hanoi Stock Exchange (Selasa, 12/2).
Â
"Vietnam akan menunjukkan peran internasionalnya dan melakukan yang terbaik untuk membiarkan kata 'Vietnam' terdengar," sambungnya seperti dimuat
Channel News Asia.
Â
Pekan lalu, Trump memastikan mengatakan akan mengadakan pertemuan keduanya dengan Kim di ibukota Vietnam, Hanoi pada 27 dan 28 Februari mendatang.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: