Hal itu diutarakan oleh kepala unit Huawei di Polandia, Tonny Bao pada hari ini (Rabu, 6/2).
"Kami siap membangun pusat keamanan siber di Polandia jika pihak berwenang menerima ini sebagai solusi tepercaya," kata Bao dalam konferensi pers, seperti dimuat
Channel News Asia.
Pejabat Huawei lainnya, yang juga berbicara di konferensi itu, mengatakan bahwa tidak ada alasan bagi pemerintah Polandia untuk mengecualikan perusahaan China dari pengembangan jaringan 5G di masa depan.
Tawaran ini segera menjadi sorotan mengingat Januari lalu, Polandia baru saja menangkap seorang pegawai Huawei asal China dan seorang mantan pejabat keamanan Polandia atas tuduhan mata-mata.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: