Mereka juga mulai membakar ban di sana segera setelah pawai para pendukung pemimpin oposisi Juan Guaido.
Pada hari Sabtu, mengutip
Sputniknews, baik pendukung Guaido dan mereka yang mendukung Presiden Nicolas Maduro turun ke jalan di tengah meningkatnya krisis politik di negara itu.
Maduro berulang kali menyalahkan Washington karena berada di balik kudeta negara di Venezuela.
Rusia, bersama dengan Meksiko, Uruguay, Cina, Iran dan Turki dan negara-negara lain adalah negara-negara yang menyuarakan dukungan mereka untuk Maduro sebagai satu-satunya pemimpin yang sah.
Venezuela saat ini menghadapi krisis politik setelah pemimpin oposisi Guaido menyatakan dirinya sebagai presiden sementara negara itu dalam upaya untuk menggulingkan Maduro.
Selain itu, Amerika Serikat, yang telah mendukung Guaido, telah menyita jutaan aset milik perusahaan minyak dan gas Venezuela, PDVSA.
[wid]
BERITA TERKAIT: