Untuk pertama kalinya tampil dalam sebuah rapat umum sejak 4 Agustus, Maduro berpidato di hadapan massa.
Maduro menyerukan diadakannya pemilihan parlemen baru lebih awal dari rencana, menegaskan lagi bahwa dia adalah presiden yang sah dan mengatakan kepada massa.
"Saya sangat malu melihat sekelompok pelaku kudeta oposisi menjalankan perintah Washington," ujar Maduro.
Venezuela saat ini menghadapi protes anti-pemerintah skala besar dengan pemimpin oposisi Juan Guaido setelah menyatakan dirinya sebagai presiden sementara negara itu pada 23 Januari.
Selain itu, Amerika Serikat, yang telah mendukung Guaido, menyita aset bernilai jutaan dolar dari perusahaan minyak dan gas PDVSA Venezuela.
Sebagai tanggapan, Maduro menyebut Guaido boneka Washington, menuduh Amerika Serikat di balik kudeta negara di Venezuela.
[wid]
BERITA TERKAIT: