"Sebuah video di mana Cherif Chekatt berjanji setia kepada ISIS ditemukan pada kunci USB," kata sumber hukum yang dekat dengan kasus itu, seperti dimuat
CNN akhir pekan ini (Sabtu, 22/12).
Serangan 11 Desember tersebut menyebabkan lima orang meninggal dunia dan belasan lainnya luka-luka.
Chekatt sendiri sempat kabur pasca melakukan serangan itu, namun berhasil ditemukan dua hari kemudian. Namun dia mencoba kabur lagi dan menyerang polisi, hingga akhirnya terjadi baku tembak dan dia meninggal dunia.
Setelah serangan senjata dan pisau itu terjadi, kelompok militan ISIS mengklaim melalui kantor berita Amaq bahwa penyerangnya adalah "prajurit" ISIS. Namun, organisasi teror itu tidak merilis bukti lebih lanjut.
Chekatt yang berusia 29 tahun, diketahui memiliki latar belakang kriminal yang luas di Jerman dan Swiss untuk pencurian, pembobolan dan kekerasan, tetapi kedua negara tidak memiliki dia dalam daftar kelompok radikal.
[mel]
BERITA TERKAIT: