Enam Pekan Aksi Rompi Kuning Di Perancis, 10 Orang Meninggal

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Minggu, 23 Desember 2018, 01:38 WIB
Enam Pekan Aksi Rompi Kuning Di Perancis, 10 Orang Meninggal
Aksi rompi kuning/Net
rmol news logo Enam pekan aksi protes rompi kuning atau "gilets jaunes" dalam bahasa Perancis, telah menyebankan 10 orang meninggal dunia.

Orang ke-10 yang menjadi korban dalam aksi unjuk rasa menentang kebijakan pemerintah terkait pajak bahan bakar serta kebijakan ekonomi lainnya itu adalah seorang pria berusia 36 tahun.  

Dia meninggal dunia dalam kecelakaan di jalan di kota Perpignan, Perancis selatan, setelah menghadapi blokade yang dibuat oleh pengunjuk rasa rompi kuning pada Jumat malam (21/12).

"Di bundaran yang terhalang oleh Gilets Jaunes, seorang pria di mobilnya menabrak truk di depannya. Pengemudi mobil itu meninggal," kata jurubicara pemerintah setempat seperti dimuat CNN.

Aksi itu diketahui dimulai pada 17 November lalu sebagai reaksi terhadap pajak lingkungan atas bahan bakar. Namun aksi melebar menjadi demonstrasi yang berbeda dan mengkritik kebijakan Presiden Emmanuel Macron.

Di bawah tekanan untuk merespons, Macron berjanji awal bulan ini untuk meningkatkan upah minimum dan menghapus pajak pensiun baru. Tetapi langkah ini tidak banyak membantu meredakan amarah yang dirasakan oleh beberapa pengunjuk rasa. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA