Dia menyebut Amerika Serikat sebagai pusat krisis di sistem perdagangan multilateral.
"Sistem perdagangan multilateral berada dalam krisis yang mendalam dan Amerika Serikat berada di pusatnya," kata Vanheukelen awal pekan ini saat berbicara kepada pertemuan WTO untuk meninjau kebijakan perdagangan Amerika Serikat, seperti dimuat
Russia Today.
Trump diketahui merupakan sosok yang lantang mengkritik WTO karena dinilai telah memperlakukan Amerika Serikat secara tidak adil dalam perdagangan global. Trump bahkan pernah mengancam untuk keluar dari organisasi tersebut.
Perwakilan Uni Eropa itu tidak sendirian dalam kritiknya terhadap kebijakan Washington selama pertemuan WTO itu. Pasalnya, Jepang dan Swiss juga mengecam Amerika Serikat atas tarif baja dan aluminium yang diberlakukan.
Pemerintahan Trump diketahui menampar Uni Eropa dengan tarif 25 persen untuk baja dan 10 persen pada ekspor aluminium pada bulan Juni lalu yang mendorong Uni Eropa untuk membalas dengan tindakan pembalasan dan memberlakukan tarif impor 25 persen pada berbagai produk Amerika Serikat.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: