Padahal sebelumnya, Pentagon telah mengeluarkan peringatan keras ke Ankara atas rencna tersebut. Pekan lalu, Pentagon mengatakan tindakan militer sepihak oleh pihak mana pun di Suriah timur laut, yang merupakan tempat pasukan Amerika Serikat beroperasi, tidak akan dapat diterima.
Namun Erdogan awal pekan mengatakan bahwaTrump lebih mudah menerima rencana Turki untuk pindah ke timur sungai Eufrat daripada Departemen Pertahanan Amerika Serikat.
"Kami secara resmi mengumumkan bahwa kami akan memulai operasi militer di sebelah timur Eufrat," kata Erdogan dalam sebuah pidato di provinsi Konya.
"Kami mendiskusikan ini dengan Trump dan dia memberi tanggapan positif," tambahnya seperti dimuat
Reuters.
Gedung Putih belum mengeluarkan pernyataan atas klaim tersebut.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: