Demikian disampaikan Menteri Luar Negeri saat pembukaan BDF ke XI di Bali Nusa Dua Conference Center (BNDCC), Nusa Dua, Bali, Kamis siang (6/11) siang.
"BDF ke depannya akan tetap konsisten mempromosikan nilai-nilai demokrasi," ujar Menlu Retno.
Disadari masih banyak tantangan yang harus dihadapi, namun ia optimisis BDF pemerintah Indonesia akan terus memperjuangkan demokrasi.
"BDF pemerintah Indonesia terus berupaya menunjukkan bahwa demokrasi merupakan alat untuk menghilangkan ketimpangan, mereduksi kesenjangan, dan demokrasi memberikan kesempatan untuk kemajuan ekonomi dan politik secara seimbang," tuturnya.
BDF ke XI mengangkat tema Democracy for Prosperity ini diadakan selama dua hari, 6-7 Desember.
"Diskusi dalam dua hari ini akan digunakan untuk melihat bagaimana demokrasi membantu kesejahteraan untuk semua, prosperity for all dan juga tanpa mengurangi sifat dari suistainability dari pembangunan ekonomi tersebut," terangnya.
Setelah itu Menlu Retno melanjutkan rangkaian BDF ke-XI dengan melakukan pertemuan dengan sejumlah perwakilan negara-negara seperti Venezuela, Brunei Darussalam, dan lainnya.
[wid]
BERITA TERKAIT: