Gugatan dilayangkan terkait keputusan Airbnb untuk menghapus daftar penyewaan akomodasi yang berada di Tepi Barat yang diduduki oleh Israel.
Pihak Airbnb mengatakan, langkah itu diambil karena pihak perusahaan menilai pemukiman tersebut merupakan inti dari konflik Israel dan Palestina.
Langkah itu akan mempengaruhi sekitar 200 daftar pemukiman dan akomodasi sewa di Tepi Barat yang diduduki.
Sikap Airbnb itu mendapat pujian dari Palestina, namun mendapat penentangan dari Israel.
Dikabarkan
BBC (Jumat, 23/11), gugatan atas nama Maanit Rabinovich dari pemukiman Kida diajukan ke pengadilan.
Gugatan menyebut sikap Airbnb merupakan diskriminasi karena tidak menerapkan standar yang sama di daerah yang diduduki di bagian lain dunia, seperti Tibet dan Siprus Utara.
Menteri pariwisata Israel sebelumnya juga telah mengecam tindakan perusahaan terhadap permukiman Yahudi itu dan menilainya sebagai tindakan yang memalukan.
[mel]