Konser tersebut menampilkan Joey Alexander, pianis jazz muda internasional berbakat asal Indonesia. Konser itu merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang diselenggarakan KBRI Tokyo sepanjang tahun 2018 guna memperingati tonggak bersejarah dalam hubungan Indonesia dan Jepang.
KBRI Tokyo dan MedcoEnergi memandang Joey Alexander sebagai simbol dan perwakilan dari generasi muda Indonesia masa kini yang berbakat, inspirasional dan going global.
Dutabesar Republik Indonesia untuk Jepang, Arifin Tasrif dan Direktur Utama MedcoEnergi Hilmi Panigoro, menyambut sekitar 700 tamu dan mitra kerja di Kioi Hall yang terdiri dari perwakilan Pemerintah Jepang, berbagai perusahaan Jepang, asosiasi persahabatan, organisasi kebudayaan serta para dutabesar negara asing dan anggota komunitas diplomatik di Tokyo.
Dalam sambutannya, Duta Besar Arifin Tasrif berharap peringatan tersebut semakin mendekatkan masyarakat Indonesia dan Jepang, serta memperat kerja sama kedua negara di masa mendatang.
"Selain itu, diharapkan konser ini menjadi sinergi kebudayaan, diplomasi dan persahabatan antara Jepang dan Indonesia," kata Dubes Arifin Tasrif, melalui siaran pers, Rabu (26/9).
Dari total 9 lagu yang ditampilkan, The Joey Alexander Trio juga membawakan Bengawan Solo dan Sukiyaki untuk menghormati kedua negara. Sukiyaki yang dibawakan dengan aransemen jazz memikat khas Joey Alexander mendapat respons yang sangat positif dari para hadirin asal Jepang.
Di akhir konser, para penonton memberikan
standing ovation hingga The Joey Alexander Trio kembali ke panggung untuk membawakan 1 lagu tambahan.
Seperti diketahui, tahun 2017, Joey Alexander kembali dinominasikan untuk
Grammy Award dalam kategori
Best Improvised Jazz Solo. Mei tahun ini, Joey Alexander mengeluarkan albumnya yang keempat, Eclipse.
[lov]
BERITA TERKAIT: