Serangan ini mengakibatkan dua orang tewas dan 10 lainnya mengalami luka-luka.
Saksi mata menyebut bahwa gedung yang diserang itu sempat terbakar dan ramapi oleh pasukan bersenjata.
Jurubicara pasukan pencegahan Libya, Ahmed Ben Salem menjelaskan bahwa serangan ini ditujukan kepada para manajer perusahaan tersebut.
“Situasi dikabarkan terkendali, tetapi pasukan keamanan terus mencari orang-orang bersenjata di dalam gedung,†ujarnya seperti dikutip
Voanews.
Dua pria bersenjata juga dilaporkan tewas dalam insiden ini.
Sejauh ini, belum ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: