Ketika sedang berpidato pada peringatan ulang tahun ke-81 tentara nasional Venezuela, dua objek yang tampak seperti drone terbang rendah di dekat lokasi upacara.
Presiden Maduro melihat ke arah dua benda itu.
Sementara pasukan pengawal presiden segera berlari mengelilingi Maduro dari kemungkinan serangan.
Serangan itu membuat pasukan upacara terganggu.
Ledakan melukai sekitar tujuh tentara.
Tentara berhasil melumpuhkan kedua drone tersebut.
Venezuela menduga serangan itu dilakukan negeri tetangga Kolombia.
Maduro sendiri mengatakan, Presiden Kolombia Juan Manuel Santos berada di balik serangan itu.
Sementara pihak Kolumbia mengatakan, besar kemungkinan serangan dilakukan pihak oposisi Venezuela yang tidak bisa menerima kemenangan Maduro dalam pilpres lalu.
[dem]
BERITA TERKAIT: