Menurut Indeks Miliarder Bloomberg, dalam setahun terakhir, kekayaan bersih Bezos bertambah 60 miliar dolar AS atau setara dengan Rp 862,5 triliun. Nilai kekaÂyaan Bezos lebih besar dari pendiri raksasa komputer dan perangkat lunak Microsoft, Bill Gates, yang sebelumnya menempati urutan teratas dafÂtar orang terkaya di dunia.
Saat menjadi orang terkaya di dunia, aset Gates ditaksir mencapai 100 miliar dolar AS, setara dengan nilai saat ini, yaitu 150 miliar dolar AS, jika disesuaikan dengan laju inflasi. Dalam daftar 2018, Gates tepat berada di bawah Bezos dengan kekayaan sekiÂtar 95 miliar dolar AS.
Gates telah melepas 700 juta lembar saham Microsoft dan menyumbangkan uang sebeÂsar 2,9 miliar dolar AS sejak 1996. Menurut Bloomberg, Gates menyumbangkan uang dan aset kepada organisasi sosial, Bill and Melinda Gates Foundation. Sedangkan BeÂzos melepas saham Amazon senilai 1 miliar dolar AS seÂtiap tahun untuk mendanai Blue Origin, proyek yang dia pimpin untuk mengembangÂkan perjalanan ruang angkasa komersial.
Ini bukan kali pertama Bezos tercatat sebagai orang terkaya di dunia. Pada Juli 2017, dia sempat menggeser Bill Gates sebagai orang terkaya menuÂrut majalah Forbes saat nilai saham Amazon naik tajam. Namun ketika harga saham Amazon melemah, dia kembali berada di urutan kedua daftar orang terkaya sedunia.
Kabar Bezos menjadi orang terkaya sejagat diumumkan saat Amazon menggelar diskon besar-besaran untuk anggota berbayar mereka, Prime Day sale pada 16 Juli.
"Pesannya sudah sangat jelas. Raksasa online makin kaya tapi mereka menguÂrangi ongkos untuk kesahatan karyawan," kata pengurus serikat pekerja di Jerman, Stefanie Nutzenberger.
Amazon mengklaim sudah menggaji karyawan dengan layak. Karyawan tetap mendaÂpatkan gaji sebesar 12,22 euro per jam atau sekitar Rp 21 juta setelah bekerja untuk Amazon selama dua tahun. ***