Wakil Menteri Luar Negeri Republik Rakyat Korea, Choe Hui Chol, menyampaikan apreasiasi atas peranan lembaga yang didirikan Rachmawati Soekarnoputri itu dalam pertemuan dengan Sekjen PPIK Teguh Santosa hari Sabtu kemarin (26/5).
Sebelum menjadi Wakil Menteri Luar Negeri, Choe pernah bertugas di Jakarta sebagai diplomat. Choe ikut membantu pendirian PPIK pada awal 2000an. Teguh dan Choe bertemu di Hotel Borobudur, tempat Choe menginap selama berada di Jakarta. Hadir dalam pertemuan itu Dutabesar Korea Utara An Kwang Il.
Perhimpunan Persahabatan Indonesia Korea aktif melakukan berbagai kegiatan yang pada intinya memperkenalkan berbagai sisi Korea Utara ke tengah tengah masyarakat Indonesia. Pada pertengahan April lalu, PPIK bersama Jaya Suprana Institute mengundang pianis muda dari Korea Utara, Choe Jang Hung, untuk tampil dalam resital piano di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ).
"Kami mengucapkan terima kasih atas peranan dan bantuan serta kerjasama Perhimpunan Persahabatan dengan Kedutaan kami di Jakarta. Semoga hubungan baik ini dapat terus dilanjutkan," ujar Choe.
"Sampaikan salam hormat saya kepada Ibu Rachma. Saya masih ingat semangatnya dan kebaikan hatinya dalam membesarkan organisasi ini," sambung Choe.
Rachma tidak bisa hadir dalam pertemuan itu karena di saat bersamaan berada di luar kota. begitu juga dengan Ketua PPIK Ristiyanto.
Selain menangani hubungan masyarakat kedua negara, pengurus PPIK juga aktif dalam lembaga perdamaian yang mendukung reunifikasi kedua Korea. Pendiri PPIK Rachmawati Soekarnoputri merupakan Ketua Kehormatan Komite Reunifikasi Damai Korea wilayah Asia Aceania. Sementara Ketua PPIK Ristiyanto adalah salah seorang ketua di komite itu dan Teguh merupakan salah seorang sekretaris.
BERITA TERKAIT: