Begitu puji Presiden Kongres Serikat Pekerja di Layanan Publik dan Sipil (CUEPACS) Datuk Azih Muda sebagaimana dikutip
Kantor Berita Malaysia, Bernama, Kamis (24/5).
Menurutnya, kebijakan itu merupakan bukti bahwa pemerintah baru serius menghidupkan kembali perekonomian nasional.
"CUEPACS menilai ini sebagai langkah logis baru. Para menteri kabinet juga tidak kecewa dengan inisiatif ini karena mereka akan memiliki tunjangan lain,†ujarnya.
Namun demikian, Azih Muda berharap bahwa pemotongan gaji hanya diberlakukan kepada para menteri Kabinet dan tidak kepada pegawai negeri.
“Karena gaji mereka saat ini mungkin cukup untuk mendukung diri mereka sendiri," tukasnya sambil berharap pengurangan anggaran juga bukan berarti layanan dalam kementerian itu turut berkurang.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: