Hal itu sebagaimana disampaikan Kementerian Unifikasi dari Korea Selatan yang menyebut pihak Korut telah menerima daftar wartawan mereka.
Korea Utara memang tengah mengundang media dari berbagai negara untuk menyaksikan pembongkaran situs Punggye-ri, yang menjadi tempat Korut menguji coba nuklir. Undangan media ini berkaitan dengan komitmen Korut untuk menghentikan uji coba nuklir.
Wartawan asal Korsel sempat ditolak setelah negera itu membatalkan rencana pembicaraan antar-Korea menanggapi latihan tempur udara Korsel dan AS.
Namun demikian, Kementerian Unifikasi mengatakan bahwa para wartawan Korea Selatan dapat terbang langsung ke Wonsan, jika Korea Utara menerima mereka.
"Kami menyampaikan daftar delapan wartawan dari dua perusahaan ke Utara hari ini, dan Korea Utara menerimanya," kata kementerian itu sebagaimana dikutip
Reuters, Rabu (23/5).
Kementerian itu memang tidak spesifik menyebut waktu wartawannya akan berangkat ke Korea Utara. Tetapi mereka menegaskan akan mengatur dukungan secepat mungkin.
Sementara itu, para media asing yang diundang Korea Utara menyebut keberangkatan mereka ditunda. Pihak berwenang Korea Utara menyebut bahwa cuaca terlalu buruk untuk perjalanan ke situs Punggye-ri.
Namun begitu, ada dugaan mereka sengaja ditunda karena sedang menunggu para wartawan Korea Selatan.
[ian]
BERITA TERKAIT: