Undangan itu dilayangkan setelah Kanye West membuat pernyataan kontroversial selama wawancara dengan TMZ pekan ini. Dia mengatakan bahwa perdagangan budak kulit hitam di Amerika Serikat selama 400 tahun adalah sebuah pilihan.
Menyusul pernyataan tersebut, seperti dimuat
BBC, anggota parlemen vokal Nigeria Shehu Sani mengatakan pernyataan musisi itu mengecewakan.
"Jika Kanye West berpikir perbudakan adalah sebuah pilihan, kami akan menawarkan tiket gratis dan pemandu wisata untuk mengunjungi rute perbudakan dan kamp di Badagry, Lagos, Ouida, Republik Benin, Ghana dan Pulau Goree di Senegal, tulisnya di akun Twitternya.
Anggota parlemen itu mengacu pada peninggalan di pantai Afrika Barat di mana orang-orang diperbudak dan dijual ke Amerika.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: