Wartawan Ditembak Saat Siaran Langsung Unjuk Rasa

Senin, 23 April 2018, 09:19 WIB
Wartawan Ditembak Saat Siaran Langsung Unjuk Rasa
Foto/Net
rmol news logo Wartawan ditembak dan meninggal ketika dia sedang menyiarkan langsung aksi-aksi protes anti pemerintah yang rusuh dari satu kawasan Nikaragua.

Pria itu yang dikenal bernama Angel Gahona sedang melapor­kan langsung di kota Bluefields di pesisir Karibia, Nikaragua selatan. Ketika sebuah temba­kan terdengar, dia jatuh dengan darah mengalir dari kepalanya.

Dilansir Reuters, Gahona me­laporkan sebuah mesin anjun­gan tunai yang rusak sementara merekam dengan videonya. Di belakangnya seorang kamerawan membuat film. Surat kabar lokal El Nuevo Diario menyebut, dia me­nyiarkan langsung di Facebook.

Tembakan tersebut menghentikan komentarnya, membuat Gahona tersungkur beberapa langkah dari gedung itu. Ia kemudian terbaring dalam po­sisi tengkurap sementara orang-orang meneriakkan namanya dan bergegas membantu.

Pihak berwenang di Managua dan Lissett Guido, juru bicara Pa­lang Merah di Nikaragua, belum da­pat memberikan konfirmasi secara independen terkait insiden itu.

Media Nikaragua menyatakan Gahona, yang digambarkan wartawan dari kawasan itu, meninggal akibat luka-luka yang dideritanya.

Belum jelas siapa pelaku pen­embakan itu. Surat kabar Nikara­gua La Prensa yang mengutip wartawan lain mengatakan hanya polisi dan kelompok-kelompok yang bentrok dengan para pe­merotes bersenjata di sana.

Sebelum insiden itu, Palang Merah menyatakan sedikitnya enam orang telah meninggal sejak protes-protes mulai pada Rabu (18/4). Massa menentang rencana-rencana pemerintah menaikkan sumbangan pekerja dan pensiun-pensiun yang lebih rendah. Situasi ini menyebabkan krisis bagi Presi­den Daniel Ortega. ***

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA