
Presiden Rusia Vladimir Putin langsung melakukan pembalasan pasca Gedung Putih mengumumkan pengusiran terhadap 60 staf intelijen Rusia yang ada di Amerika Serikat.
Rusia juga memerintahkan pengusiran terhadap 60 orang diplomat AS yang saat ini berada di Rusia.
Selain itu, Rusia juga mengecam dengan keras keputusan Presiden Donald Trump mengusir 60 staf intelijen Rusia dan menutup Kantor Konsulat Rusia di Seattle sebagai respon atas kasus serangan kimia terhadap mantan agen mata-mata Sergei Skripal yang berada di Inggris.
Pengusiran terhadap 60 staf intelijen Rusia dari wilayah AS, dilakukan bersamaan dengan pengumuman dari 14 negara Uni Eropa bahwa merekapun memutuskan untuk mengusir diplomat Rusia dari negara mereka. [sam]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: