Hal itu diputuskan di persidangan pekan ini.
Ini adalah kelima kalinya Cabral dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana korupsi dan pencucian uang. Masa hukuman total atas kesalahannya itu berjumlah lebih dari 100 tahun.
Hakim Marcelo Bretas, yang menilai empat dari lima kasus tersebut, mengatakan bahwa Cabral adalah dalang skema korupsi dan pencucian uang yang besar di negara bagian Rio.
"Ukuran skema ini sangat mengesankan, terutama karena jumlah uang yang digerakkan. Dalam hal ini, lebih dari 4 juta real dicuci hanya dalam lima operasi pembelian perhiasan," kata hakim tersebut seperti dimuat
Xinhua.
Istri Cabral Adriana Ancelmo juga dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman 10 tahun delapan bulan penjara.
Selain itu, dua kaki tangannya, Carlos Miranda dan Luiz Carlos Bezerra, masing-masing dijatuhi hukuman delapan dan empat tahun penjara.
[mel]
BERITA TERKAIT: