Pria tersebut adalah Bernandino Bolatete, seorang imigran Filipina yang datang ke Amerika Serikat. Menurut keterangan FBI, dia berencana untuk menargetkan Pusat Islam Florida Timur Laut di Jacksonville.
Pada sebuah konferensi pers awal pekan ini, Sheriff Jacksonville Mike Williams mengatakan bahwa Bolatete telah menyatakan sentimen anti-Islam yang kuat dan memiliki persenjataan untuk melakukan serangan tersebut.
Dia diketahui berencana untuk memanjat menara masjid tersebut dan bahwa dia memiliki lima senapan untuk digunakan dalam serangan tersebut.
Sementara itu FBI mengatakan Bolatete, yang menderita masalah ginjal, mengatakan kepada seorang agen rahasia bahwa dia ingin "menembak" sebuah masjid sebelum dia meninggal.
Pihak berwenang mengatakan tersangka tidak berencana untuk bertahan dalam serangan tersebut.
Menanggapi hal tersebut, ketua Islamic Center of Northeast Florida mengatakan bahwa mereka terkejut mengetahui penyelidikan tersebut.
"Kami tidak tahu apa motivasi orang ini terhadap tindakan kejamnya yang direncanakan," kata juru bicara M Ashraf Shaikh seperti dimuat
BBC.
Pada hari Selasa, saudara laki-laki tersangka Pedro Bolatete mengatakan kepada saluran berita lokal CBS 47 tersangka bekerja di toko minuman keras Wacko di dekat Emerson. Dia telah berada di Amerika Serikat sejah tahun 2010 lalu.
[mel]
BERITA TERKAIT: