Eks Penasihan Keamanan Nasional AS Mengaku Pernah Berbohong Ke FBI

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Sabtu, 02 Desember 2017, 18:36 WIB
Eks Penasihan Keamanan Nasional AS Mengaku Pernah Berbohong Ke FBI
Michael F;ynn/Net
rmol news logo Bekas Penasihan Keamanan Nasional Amerika Serikat Michael Flynn mengaku bersalah telah membuat pernyataan palsu kepada FBI mengenai pertemuan dengan para duta besar Rusia sebelum Donald Trump menjadi presiden.

Di hadapan pengadilan federal di Washington DC (Jumat, 1/12), Flynn mengakui satu hal dengan telah sengaja membuat pernyataan palsu.

Menurut laporan AFP, hakim menerima pengakuan bersalah Flynn dan mengatakan bahwa dia tidak akan diadili.

Flynn kemudian mengeluarkan sebuah pernyataan di mana dia berkata: "Saya menyadari bahwa tindakan yang saya akui di pengadilan hari ini salah dan, melalui iman saya kepada Tuhan, saya bekerja untuk membuat segalanya menjadi benar".

Dia mengatakan bahwa permohonannya dan kesepakatan kerja sama mencerminkan keputusannya untuk memberikan yang terbaik demi keluarga dan negara.

Kasus yang menyeret Flynn pertama kali diajukan oleh Penasihat Khusus Robert Mueller, sebagai bagian dari penyelidikannya mengenai dugaan campur tangan Rusia dalam pemilihan Amerika Serikat 2016.

Flynn adalah anggota paling senior dari pemerintahan yang akan didakwa.

Dia juga mengungkapkan bahwa dia bekerja sama dengan penyelidikan Mueller. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA