Kelima atlet tersebut adalah Sergei Chudinov, Aleksei Negodailo, Dmitry Trunenkov, Yana Romanova dan Olga Vilukhina.
IOC mengumumkan larangan pertama Rusia awal pekan ini, berdasarkan temuan laporan McLaren 2016, pada 1 November.
Laporan McLaren mengatakan bahwa atlet Rusia mendapatkan keuntungan dari program doping yang disponsori negara antara tahun 2011 dan 2015.
Dikatakan otoritas penulis laporan tersebut, Profesor Richard McLaren, tidak diragukan lagi dan dapat diandalkan.
Dengan demikian, hingga saat ini ada 19 atlet Rusia yang telah diskors dari Olimpiade seumur hidup sejak 1 November lalu.
Larangan terakhir datang dengan IOC memutuskan apakah Rusia akan diizinkan untuk bersaing di Olimpiade Musim Dingin di Pyeongchang, Korea Selatan, yang dimulai pada 9 Februari mendatang.
IOC akan mengumumkan keputusannya pada pertemuan berikutnya, yang dijadwalkan dimulai pada tanggal 5 Desember. Demikian seperti dimuat
BBC.
[mel]
BERITA TERKAIT: