Pimpinan Oposisi Kenya Minta Intervensi Internasional

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Senin, 20 November 2017, 11:36 WIB
Pimpinan Oposisi Kenya Minta Intervensi Internasional
Odinga/Net
rmol news logo Pemimpin oposisi Kenya Raila Odinga mendesak masyarakat internasional untuk campur tangan dalam apa ia sebut dengan krisis pemilihan yang terjadi di negaranya karena bentrokan sporadis antara polisi dan pemrotes yang terus merenggut nyawa.

Akhir pekan kemarin, Odinga menyebut bahwa setidaknya 31 orang telah terbunuh sejak ia kembali dari perjalanan luar negeri pada hari Jumat. Ia menyebut bahwa situasi tersebut memerlukan intervensi internasional yang mendesak untuk menghentikan pemerintah menginjak-injak hak anggota oposisi.

"Ini adalah premanisme yang disponsori pemerintah," kata Odinga seperti dimuat Press TV.

Pemimpin oposisi tersebut, yang memprotes kekalahannya dalam pemilihan presiden Agustus lalu kemudian memboikot sebuah pemilihan ulang bulan lalu. Ketegangan tetap tinggi di Kenya sejak sebuah keputusan Mahkamah Agung pada bulan September yang membatalkan kemenangan Presiden Uhuru Kenyatta. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA