Arab Saudi Serangan Bandara, PBB Khawatir Jutaan Warga Yaman Semakin Kelaparan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Rabu, 15 November 2017, 11:32 WIB
Arab Saudi Serangan Bandara, PBB Khawatir Jutaan Warga Yaman Semakin Kelaparan
Ilustrasi/Net
rmol news logo Jet tempur Arab Saudi melancarkan serangan udara yang menargetkan bandara di ibukota Yaman, Sana'a awal pekan ini. Menurut pejabat Yaman pada Selasa (14/11), menara navigasi darat bandara dan bagian landasannya rusak akibat serangan udara itu.

PBB telah mengkonfirmasi serangan tersebut dan menekankan bahwa kerusakan akibat serangan udara akan memperburuk situasi kemanusiaan di Yaman. Namun demikian PBB memastikan bahwa serangan tidak akan menghentikan kedatangan pengiriman bantuan jika Saudi menghormati janji mereka untuk melonggarkan blokade tersebut.

Awal bulan ini, Arab Saudi mengumumkan bahwa pihaknya telah menutup perbatasan udara, laut, dan darat Yaman, setelah pejuang Yaman menargetkan sebuah bandara internasional di dekat ibukota Saudi dengan sebuah rudal jelajah.

Juru bicara PBB Stephane Dujarric mengatakan bahwa tanpa bandara Sana'a dan pelabuhan Hudaydah dan Salif berfungsi penuh dan dapat menerima muatan, situasi kemanusiaan yang mengerikan akan semakin memburuk di Yaman.

Ia menekankan bahwa saat ini tujuh juta warga Yaman berada di ambang kelaparan dan blokade hanya akan membawa situasi menjadi lebih buruk.

Arab Saudi melakukan intervensi terhadap Yaman sejak Maret 2015 dalam upaya untuk menghancurkan Ansarullah dan mengembalikan mantan presiden Abd Rabbuh Mansur Hadi, yang merupakan sekutu setia rezim Riyadh. Demikian seperti dimuat Press TV. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA