Begitu pedapat yang diutarakan oleh Laksamana Muda Michael Dumont atas nama Kepala Staf Gabungan dalam sebuah surat kepada anggota Kongres Ted Lieu.
"Satu-satunya cara untuk menemukan dan menghancurkan, dengan kepastian yang lengkap, semua komponen program senjata nuklir Korea Utara adalah melalui invasi darat," tulisnya sebagai tanggapan atas pertanyaan Kongres Lieu mengenai potensi konflik.
Resiko yang terlibat termasuk perhitungan soal kemungkinan serangan balik oleh Korea Utara sementara pasukan AS berusaha untuk menonaktifkan fasilitas bawah tanah Korea Utara.
"Briefing rahasia adalah tempat terbaik untuk diskusi rinci," tambahnya.
Kepala Staf Gabungan secara langsung menasihati presiden Amerika Serikat mengenai masalah militer.
Dalam sebuah pernyataan dengan puluhan veteran militer lainnya, Lieu yang merupakan seorang Demokrat, mengatakan bahwa penilaian tersebut sangat mengganggu"dan memperingatkan bahwa sebuah konflik dapat mengakibatkan ratusan ribu, atau bahkan jutaan kematian hanya pada beberapa hari pertempuran.
"Penilaian mereka menggarisbawahi apa yang telah kita ketahui selama ini: tidak ada pilihan militer yang baik untuk Korea Utara," kata pernyataan Lieu tersebut.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump sendiri sebelumnya mengatakan bahwa jika dipaksa untuk membela Amerika Serikat atau sekutu-sekutunya, ia tidak memiliki pilihan selain menghancurkan Korea Utara secara total.
"Presiden perlu berhenti membuat pernyataan provokatif yang menghalangi pilihan diplomatik dan membuat tentara Amerika lebih berisiko," kata pernyataan gabungan Lieu tersebut seperti dimuat
BBC.
[mel]
BERITA TERKAIT: