Dua peti mati tersebut dijadwalkan untuk dipulangkan pada tanggal 28 Oktober lalu namun justru tetap berada di bandara JFK karena kesalahan. Penerbangan itu merupakan penerbangan terakhir dengan rute New York-Lahore. PIA mengentikan rute perjalanan tersebut.
Dikabarkan
BBC, pihak masakapai menuduh bahwa insiden ini disebabkan oleh kelalaian dari agen penanganan darat di bandara JFK. sedangkan pihak keluarga jenazah yang jasadnya tertinggal mengaku tidak ada komunikasi yang baik dari pihak msakapai.
Menyusul insiden itu, satu peti jenazah akhirnya dipulangkan dengan maskapai penerbangan Etihad ke Lahore sedangkan satu jenazah lainnya terpaksa dimakamkan di Maryland oleh kerabatnya yang berada di sana.
PIA yang merupakan maskapai penerbangan nasional Pakistan itu sendiri diketahui kerap muncul di media dengan pemberitaan tidak sedap beberapa wkatu terakhir.
Pada bulan Mei, mereka mengatakan bahwa pihaknya mengambil tindakan untuk memastikan pesawatnya tidak digunakan untuk membawa obat-obatan setelah heroin ditemukan di dua pesawat yang terbang ke London.
Tiga bulan sebelumnya, muncul tujuh penumpang tambahan yang diizinkan berdiri di lorong pada penerbangan PIA ke Arab Saudi.
[mel]
BERITA TERKAIT: