Bantu Rencana Serangan Kereta 2015, Dua Orang Ini Diadili Di Belgia

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Rabu, 01 November 2017, 07:48 WIB
Bantu Rencana Serangan Kereta 2015, Dua Orang Ini Diadili Di Belgia
Penyelidikan di kereta Thalys 2015/BBC
rmol news logo Sebanyak dua orang telah didawa di Belgia terkait serangan yang terjadi Agustus 2015 lalu di mana penembakan terjadi di sebuah kereta berkecepatan tinggi yang bepergian dari Amsterdam ke Paris.

Jaksa menilai bahwa keduanya, yakni Mohamed B dan Youssef S, bersalah karena berpartisipasi dalam kegiatan kelompok teroris. Mereka dicurigai membantu seorang pria bersenjata asal Maroko bernama Ayoub El-Khazzani, yang melepaskan tembakan ke kereta Thalys. Namun ia berhasil digagalkan sebelum melancarkan aksinya oleh sejumlah penumpang.

Pada saat itu, El-Khazzani membawa senapan serbu Kalashnikov, 270 amunisi pistol, sebotol bensin, pemotong kotak dan sebuah palu di dalam kereta. Jaksa Perancis menilai bahwa ia bermaksud melakukan pembunuhan massal.

Namun sebelum aksinya dilakukan, ia segera didatangi oleh empat penumpang, termasuk dua tentara Amerika yang sedang tidak bertugas dan kebetulan berada di kereta tersebut serta curiga dengan pelaku. Mereka mengagalkan rencana serangan tersebut.

Sebagai bentuk apresiasi atas keberanian dan jasa mereka, Presiden Prancis saat itu, François Hollande secara pribadi memberikan penghargaan kehormatan Legion d'honneur kepada empat orang yang mengagalkan serangan tersebut.

Dikabarkan BBC, El-Khazzani diamankan polisi dan penyelidikan lebih lanjut, juga diamankan empat orang lainnya di Belgia. Dua di antaranya dibebaskan karena ttidak terbukti terlibat dan dua lainnya, yakni Mohamed B dan Youssef S diamankan..

El-Khazzani sendiri yang saat ini berusia 26 tahun, sedang menunggu persidangan di Perancis. Ia diketahui merupakan bagian dari kelompok militan ISIS di Suriah. Kepada penyidik ia mengatakan bahwa ia bertindak di bawah bimbingan penyelenggara serangan Paris Abdelhamid Abaaoud. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA