Hal itu ditegaskan oleh pimpinan Hamas, Ismail Haniyeh dalam sebuah pernyataan yang dirilis hari ini (Kamis, 12/10). Namun demikian, ia tidak menjelaskan lebih lanjut soal detail kesepakatan yang dimaksud.
"Fatah dan Hamas mencapai sebuah kesepakatan pada senja hari ini dengan dukungan Mesir," tegas Haniyeh.
Seorang pejabat Hamas seperti dimuat
Reuters menyebut bahwa detail kesepakatan akan segera dirilis dalam konferensi di Kairo di mana kedua faksi bertemu dan berupaya menemukan kata sepakat awal pekan ini.
Mesir diketahui kerap menjadi mediator untuk melakukn rekonsiliasi untuk pergerakan dua faksi tersebut dalam membentuk pemerintahan persatuan di Gaza dan Tepi Barat.
Hamas dan Fatah sendiri sepakat pada tahun 2014 untuk membentuk pemerintah rekonsiliasi nasional, namun kerap berselisih paham.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: