
Pemimpin Catalunya Carles Puigdemont menilai bahwa Raja Spanyol, raja Felipe VI telah dengan sengaja mengabaikan suara jutaan warga Catalunya yang menginginkan kemerdekaan.
Komentarnya tersebut dilontarkan menyusul pernyataan Raja Felipe VI pada Rabu (4/10) yang menyebut bahwa referendum Catalunya tidak sah dan memecah-belah bangsa.
Menanggapi hal tersebut, Puigdemont menyebut bahwa Raja telah mengdopsi posisi pemerintah Spanyol yang juga menentang referendum.
"Momen seperti ini membutuhkan mediasi," kata Puigdemont seperti dimuat
BBC.
Pemerintahan Madrid menilai bahwa pernyataan Puigdemont tak dapat diterima. Seharusnya, Puigdemont kembali ke jalur hukum sebelum negosiasi apapun dimulai.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: