Danley yang sebelumnya berada di Filipina, dikabarkan telah tiba di Amerika Serikat (Selasa, 3/10) waktu setempat di mana ia akan dimintai keterangan.
BBC mengabarkan bahwa Danley bertemu dengan agen federal AS ketika tiba di Los Angeles Selasa malam.
Otoritas keamanan Amerika Serikat menamainya "person of interest" terkait dengan investigasi tersebut.
Tak lama setelah kejadian teror di mana 59 orang tewas di tengah festival musik akibat serangan peluru dari senjata yang digunakan Paddock, kepolisian AS segera menghubungi Danley untuk mengumpulkan informasi soal Paddock.
Danley sendiri telah berada di Filipina sejak akhir September kemarin.
"Investigasi dengan dia (Danley) tengah berjalan dan kai mengantisipasi sejumlah informasi lebih jauh darinya segera," kata Sheriff Joseph Lombardo dari Clark County seperti dimuat
The Guardian.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: