Ia menjelaskan bahwa dalam beberapa hari ke depan akan ada pengiriman 1,5 juta barel bahan bakar sebagai bentuk bantuan untuk pemulihan Puerto Rico yang porak poranda dihantam badai.
Selain itu, ia menjelaskan bahwa saat ini sekitar 47 persen warga Puerto Rico telah memiliki pasokan air. Jumlah tersebut akan meningkat menjadi 60 persen pada akhir pekan ini.
Sementara itu, seperempat warga Puerto Rico akan mendapatkan kembali pasokan listrik pekan depan. Selain itu, layanan seluler telah dipulihkan bagi 40 persen warga Puerto Rico walaupun sebagian area masih terputus saluran komunikasinya.
Rossello menekankan bahwa saat ini yang paling dibutuhkan adalah bahan bakar untuk menghidupkan generator rumah sakit agar bisa membantu penanganan mereka yang sakit atau terluka akibat badai.
Saat ini di seluruh Puerto Rico, sekitar 10 rumah sakit telah memiliki listrik, namun masih belum stabil dan masih sering diputus secara temporer.
Di sisi lain, seperti dimuat
BBC, otoritas Federal menyatakan bahwa saat ini adalah dari 10 ribu petugas bantuan yang bekerja di lapangan untuk membantu pemulihan Puerto Rico pasca bencana.
Trump sendiri melalui akun Twitternya membantah isu yang menyebut bahwa ia mengabaikan kondisi di Puerto Rico saat ini.
"Kita telah melakukan pekerjaan yang baik dengan situasi yang hampir mustahil di Puerto Rico," tulisnya.
"Di luar berita palsu atau bermotif politik, orang mulai mengenali karya menakjubkan yang telah dilakukan oleh FEMA dan Militer besar kita," tegasnya.
[mel]
BERITA TERKAIT: