TEROR LAS VEGAS

ISIS Klaim Serangan Las Vegas, Investigator Curiga Ada Masalah Psikologis

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Selasa, 03 Oktober 2017, 13:00 WIB
ISIS Klaim Serangan Las Vegas, Investigator Curiga Ada Masalah Psikologis
Serangan di Las Vegas/Net
rmol news logo Motif di balik serangan penembakan massal yang menyebabkan 59 orang tewas dan 527 lainnya luka-luka di tengah festival musik masih menjadi tanda tanya.

Polisi Las Vegas melakukan investigasi mendalam akan kasus tersebut dan berusaha menemukan motif pelaku, yakni Stephen Paddock yang berusia 64 tahun.

Ia melakukan serangan dengan senapan mesin dari lantai 32 hotel Mandala Bay yang lokasinya dekat dengan festival musik terbuka.

Di kamar hotel tersebut, polisi menemukan 23 senjata api dan juga polisi menemukan 19 senjata lainnya serta bahan peledak di rumahnya di Nevada.

Sejauh ini masih belum jelas mengapa pelaku melakukan serangan paling mematikan dalam sejarah di Amerika Serikat tersebut.

Investigator belum menemukan adanya hubungan kasus tersebut dengan terorisme internasional meski ada klaim dari kelompok militan ISIS atas serangan tersebut.

Sejumlah investigator memunculkan kemungkinan masalah psikologis atas kasus tersebut, namun belum ada konfirmasi lebih lanjut sejauh ini. Demikian seperti dimuat BBC. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA