Polisi Las Vegas melakukan investigasi mendalam akan kasus tersebut dan berusaha menemukan motif pelaku, yakni Stephen Paddock yang berusia 64 tahun.
Ia melakukan serangan dengan senapan mesin dari lantai 32 hotel Mandala Bay yang lokasinya dekat dengan festival musik terbuka.
Di kamar hotel tersebut, polisi menemukan 23 senjata api dan juga polisi menemukan 19 senjata lainnya serta bahan peledak di rumahnya di Nevada.
Sejauh ini masih belum jelas mengapa pelaku melakukan serangan paling mematikan dalam sejarah di Amerika Serikat tersebut.
Investigator belum menemukan adanya hubungan kasus tersebut dengan terorisme internasional meski ada klaim dari kelompok militan ISIS atas serangan tersebut.
Sejumlah investigator memunculkan kemungkinan masalah psikologis atas kasus tersebut, namun belum ada konfirmasi lebih lanjut sejauh ini. Demikian seperti dimuat
BBC.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.