Polisi setempat menyebut bahwa kasus penembakan ini adalah yang paling mematikan dalam sejarah Amerika Serikat.
"Kami melihat lebih dari 50 orang tewas dan 200 orang cedera pada saat ini," kata Sheriff Polisi Las Vegas Metro Joseph Lombardo.
Korban tewas tersebut melampaui penembakan Orlando di klub malam Pulse pada Juni 2016 ketika 49 orang tewas.
Serangan tersebut terjadi saat ribuan orang berkumpul menyaksikan festival musik di pusat perjudian Las Vegas tersebut. Pelaku penyerangan telah ditembak mati. Ia menggunakan senapan mesin untuk melancarkan aksinya tersebut. Demikian seperti dimuat
AFP.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.