PM Irak: Undangan Presiden Prancis Tak Terkait Referendum Kurdistan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Sabtu, 30 September 2017, 16:30 WIB
PM Irak: Undangan Presiden Prancis Tak Terkait Referendum Kurdistan
Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi/Reuters
rmol news logo Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi menegaskan bahwa undangan dari Presiden Perancis Emmanuel Macron untuk mengunjungi Paris tidak terkait dengan referendum kemerdekaan Kurdi.

Undangan tersebut dikirim ke Abadi pada tanggal 26 Agustus lalu oleh Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan Perancis dalam sebuah kunjungan Ke Baghdad.

Menurut keterarang yang dirilis kantor Abadi akhir pekan ini, tujuan undangan itu adalah untuk memperkuat hubungan bilateral dan upaya konsentrat memerangi terorisme.

Dikabarkan Channel News Asia, Abadi akan berkunjung ke Perancis 5 Oktober mendatang. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA