Kemenangan ini akan membuat Indonesia berhadapan dengan Portugal dalam laga terakhir untuk memperebutkan posisi kelima dalam kejuaraan dunia sepak bola jalanan itu.
Pada pertandingan sebelumnya, Indonesia harus mengakui keunggulan Meksiko dengan skor 3-4. Kapten Timnas Indonesia, Pinsa Prahadian menyatakan Meksiko tampak lebih siap secara individu maupun tim untuk menghadapi laga yang digelar pukul 14.20 waktu setempat.
Mengomentari hasil pertandingan timnya, Pinsa mengungkapkan kalah dan menang adalah perasaan dan pengalaman nyata dalam pertandingan.
Menurutnya, turnamen ini merupakan wadah untuk menyatukan dunia. Selain itu, banyak hal yang bisa dipelajari hasil pertandingan ini karena kompetisi HWC mengajarkan orang tentang solidaritas.
"Siapapun di turnamen ini, di awal pertandingan selalu mengucapkan semoga beruntung kepada lawannya. Ada pelajaran tertentu dari ucapan itu," tutur Pinsa.
Baginya, kompetisi semacam HWC juga sekaligus memberinya pelajaran tentang kebinnekaan.
"Salah satunya adalah perbedaan itu nyata dan indah jika dilihat dari persamaannya, yaitu sama-sama bermain bola," ujarnya.
Sejauh ini timnas Indonesia untuk HWC 2017 yang dimotori oleh Rumah Cemara ini telah melaju ke babak final yang mempertemukan delapan tim peringkat teratas. Meskipun di babak kedelapan besar Indonesia berhasil menundukkan Bosnia Herzegovina, namun kekalahan dari Meksiko membuat Indonesia hanya akan memperebutkan peringkat kelima dengan Portugal dalam laga terakhir yang akan berlangsung Selasa (5/9).
Kejuaraan Homeless World Cup (HWC) diadakan pertama pada 2003 di Graz, Austria untuk memperbaiki permasalahan sosial terkait ketunawismaan seperti konsumsi NAPZA, penularan HIV-AIDS, kemiskinan, dan kurangnya akses terhadap pendidikan. HWC diadakan setiap tahun, sebuah kompetisi sepak bola internasional yang mempersatukan lebih dari 300 ribu orang yang punya permasalahan terkait ketunawismaan dan yang termarginalkan secara sosial untuk mendapatkan kesempatan sekali seumur hidupnya dan mewakili negaranya serta mengubah kehidupannya.
HWC didukung oleh UEFA, Nike, dan klub-klub besar dunia seperti Manchester United, Real Madrid, Ambassador Eric Cantona dan pemain sepakbola internasional seperti Didier Drogba dan Rio Ferdinand. Ketua panitia lokal untuk HWC 2011 adalah Arsene Wenger, Manajer Arsenal FC.
[rus]