Vandalisme, Monumen Abraham Lincoln Ditulis Kata-kata Kotor

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Rabu, 16 Agustus 2017, 14:35 WIB
Vandalisme, Monumen Abraham Lincoln Ditulis Kata-kata Kotor
Vandalisme/BBC
rmol news logo Monumen yang dibuat untuk mendiang Presiden Abraham Lincoln, yang memimpin AS melalui Perang Saudara, telah dirusak di Washington DC.

Para pelaku vandalisme tersebut menggunakan cat semprot merah untuk menuliskan kalimat umpatan Selasa pagi (15/8).

Dikabarkan BBC, National Park Service segera menangani kasus vandalisme itu dengan menimpa tulisan perusak dengan cat tipe gel yang aman untuk digunakan pada batu bersejarah.

Presiden Lincoln memimpin pemerintah Union untuk mengalahkan Konfederasi separatis dan memerintahkan budak Afrika-Amerika dibebaskan pada tahun 1863.

Ia terbunuh di Washington hanya lima hari setelah Jenderal selatan Robert E Lee menyerah dan secara efektif mengakhiri perang.

Patung Jenderal Lee menjadi titik nyala selama akhir pekan, ketika supremasi kulit putih bentrok dengan demonstran anti-rasis di Charlottesville, Virginia, atas pemindahan monumen tersebut. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA