Ernest Bai Koroma menahan air mata pada hari Selasa saat dia mengatakan pada sebuah konferensi pers di komunitas puncak bukit yang hancur karena Bupati bahwa bencana tersebut sangat banyak.
"Seluruh komunitas telah musnah," kata Koroma di lokasi tersebut seperti dimuat
Al Jazeera..
Menurut pihak berwenang, lebih dari 300 orang terbunuh dan banyak yang terjebak di bawah ton lumpur saat mereka tidur.
Palang Merah memperkirakan bahwa 600 orang masih hilang dan berjuang membawa peralatan yang cukup ke lokasi untuk menggali yang terkubur dalam lumpur.
Israel dan Inggris mengatakan bahwa mereka mengirim bantuan, termasuk air bersih, obat-obatan dan selimut, secepat mungkin.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.