Mereka yang menyeberangi perbatasan adalah imigran, kebanyakan dari Haiti yang resah dengan kebijakan Donald Trump. Merekamemilih pindah ke Kanada demi masa depan yang lebih baik.
Peningkatan imigran di Kanada yang datang dari perbatasan AS meningkat sejak awal tahun ini, tepatnya sejak Trump disumpah untuk menjadi presiden AS.
Ada lebih dari 3.300 orang menyeberang ke Quebec antara 1 Januari hingga 30 Juni 2017 ini.
Menanggapi tren tersebut, pemerintah Kanada membangun kamp untuk menampung pengungsi yang datang selama mereka menjalani proses aplikasi pengungsi.
Butuh sekitar dua atau tiga hari untuk Canada Border Services untuk memproses 700 aplikasi suaka. Sementara itu, tidak ada tempat bagi mereka untuk tinggal.
Kamp tersebut akan menampung 500 pencari suaka di Saint-Bernard-de-Lacolle, Quebec, dekat Plattsburgh, New York.
Pembangunan tersebut dimulai sekitar satu minggu setelah Montreal mengubah Stadion Olimpiade menjadi tempat berlindung bagi pengungsi yang datang dari AS.
Kamp yang dibangun militer tersebut akan menampung ratusan pencari suaka di tenda-tenda hangat yang dilengkapi dengan lantai dan listrik. Demikian seperti dimuat BBC.
[mel]
BERITA TERKAIT: