Kelompok peretas yang menyebut dirinya "The Binaru Guardians" memposting pesan yang muncul untuk mendukung tindakan sekelompok orang bersenjata yang menyerang sebuah pangkalan militer di kota Valencia.
Mereka menargetkan "kediktatoran" Presiden Nicolás Maduro.
Situs yang diretas termasuk pemerintah Venezuela, Dewan Pemilihan Nasional dan angkatan laut Venezuela.
Sebuah pesan di situs pemerintah utama merujuk pada "Operasi David", yang dilaporkan oleh media Venezuela adalah nama kode serangan di Valencia.
"Kediktatoran ini memiliki hari-harinya terhitung," tambahnya seperti dimuat
BBC.
Menanggapi peretasan tersebut, pemerintah mengatakan telah menolak serangan di Valencia, yang dilakukan oleh sekelompok warga sipil bersenjata yang dipimpin oleh seorang deserter militer.
Sebuah pencarian sedang dilakukan untuk 10 orang yang lolos dengan senjata setelah serangan tersebut. Serangan di kota barat laut Valencia dilakukan oleh 20 orang, kata presiden tersebut. Dua terbunuh, satu terluka dan tujuh lainnya ditangkap.
[mel]
BERITA TERKAIT: