Unit Pertahanan Udara Arab Saudi menyebut bahwa rencana serangan tersebut berhasil terendus serangan tersebut dan mengagalkannya.
Mereka menyebut bahwa serangan tersebut berasal dari kelompok pemberontak Houthi di Yaman. Serangan itu disebut-sebut dilakukan untuk menggangu ibadah Haji yang mulai berlangsung.
Pihak Houthi dan media Houthi, Saba, tidak memberikan pernyataan apapun soal tuduhan tersebut. Namun ada laporan di media Houthi yang menyebut bahwa mereka melakukan serangan rudal dengan target basis Arab Saudi.
Houthi meluncurkan rudal jarak medium yang menargetkan basis udara King Fahad Arab Saudi yang berada di area Taif. Namun tidak secara langsung menyebut bahwa mereka menargetkan Mekah.
Ini bukan kali pertama kelompok Houthi berupaya melancarkan serangan ke Mekah. Bulan Oktober lalu, militer Arab Saudi juga pernah berhasil menggagalkan serangan langsung ke kota suci tersebut. Demikian seperti dimuat
Russia Today.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: