UNHCR: Sikap Australia Pada Pengungsi Tak Bisa Diterima

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Senin, 24 Juli 2017, 20:45 WIB
UNHCR: Sikap Australia Pada Pengungsi Tak Bisa Diterima
Kamp pengungsi/Net
rmol news logo Badan pengungsi PBB menilai bahwa sikap Australia yang membiarkan ribuan pengungsi tidak dapat diterima.

"Empat tahun berlalu, lebih dari 2.000 orang masih mendekam dalam keadaan yang tidak dapat diterima. Keluarga telah dipisahkan dan banyak yang menderita kerugian fisik dan psikologis," begitu kata UNHCR dalam keterangan terbaru awal pekan ini seperti dimuat Press TV.

Australia sendiri mengambil kebijakan keras pada pengungsi, yakni dengan cara mencegat pengungsi di laut dikirim ke kamp-kamp di pulau Nauru dan Kepulauan Nugini, Kepulauan Pasifik Selatan. Australia menegaskan bahwa mereka tidak akan pernah menetap di Australia.

Komisaris Tinggi UNHCR Filippo Grandi mengatakan Canberra telah mengingkari kesepakatan untuk melibatkan beberapa pencari suaka yang rentan yang ditahan di pusat penahanan lepas pantai.

Padahal sebelumnya Australia telah sepakat untuk menyelesaikan beberapa dari mereka yang ditahan di kamp-kamp di luar negeri dengan imbalan badan tersebut untuk membantu memfasilitasi kesepakatan pertukaran dengan Amerika Serikat. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA