Sebagai bagian dari perayaan tersebut, Kedutaan Besar Kolombia di Indonesia menggelar dua konser musik Vallenato yang akan menampilkan artis Kolombia Eibar GutieÌrrez. Pertunjukan pertama akan diadakan pada 20 Juli di Gedung Kesenian Jakarta dan akan ditujukan bagi para pihak berwenang di Indonesia, jajaran korps diplomatik dan komunitas Kolombia yang tinggal di Jakarta. Pertunjukan kedua akan dibuka untuk umum dan akan berlangsung pada 23 Juli di Grand Indonesia Mall.
Sebagai informasi, Vallenato adalah genre musik yang diakui UNESCO sebagai Budaya Takbenda Warisan Manusia, karena musik ini mewakili tiga pengaruh budaya utama, yakni Eropa, yang diwujudkan dalam bentuk akordeon, Indian, dalam bentuk guacharaca dan Afrika dalam bentuk kotak.
EÌibar GutieÌrrez, yang dikenal dengan sebutan "Juglar Urbano" atau "Musisi Urban" lahir di Valledupar, Provinsi Cesar, yang merupakan rumah bagi para musisi Vallenato terbaik di Kolombia. Selain karir musiknya yang panjang, Eibar dikenal sebagai bintang terkemuka dalam sejumlah tayangan televisi di Kolombia, menampilkan musik dan merepresentasikan sejarah musik dan vallenato.
Selain itu, Eibar juga menunjukkan kepekaan sosialnya dengan turut mendukung sejumlah proyek seperti "Lebih Banyak Seni Lebih Sedikit Ranjau" dari UNICEF dan proyek "Bernyanyi bersamaku demi Reintegrasi" yang diselenggarakan Kantor Wakil Presiden Kolombia.
[mel]
BERITA TERKAIT: