Mengheningkan cipta itu digelar sebelum pertandingan kualifikasi Piala Dunia yang digelar pada hari Kamis (9/6) di Adelaide Oval.
Para pemain sepakbola dari Australia saling menggandeng tangan sebelum pertandingan sambil mengheningkan cipta sebelum pertandingan kualifikasi.
Sementara itu pemain dari Saudi tidak ikut bergabung dan justru mengambil posisi di lapangan.
Menanggapi hal tersebut, salah satu anggota parlemen Australia menyebutnya "memalukan".
Sementara itu pejabat sepak bola mengatakan bahwa mereka telah diberi tahu sebelumnya bahwa tradisi tersebut tidak sesuai dengan budaya Saudi.
Federasi Sepak Bola Arab Saudi mengajukan permintaan maaf tanpa syarat pada hari Jumat atas hal tersebut.
"Para pemain tidak bermaksud tidak menghormati kenangan para korban atau menyebabkan keluarga mereka marah, teman atau individu yang terpengaruh oleh kekejaman," katanya dalam sebuah pernyataan.
"Federasi Sepak Bola Arab Saudi mengecam semua tindakan terorisme dan ekstremisme dan menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga semua korban dan pemerintah dan rakyat Inggris Raya," tambah pernyataan tersebut seperti dimuat
BBC.
[mel]
BERITA TERKAIT: