"Kami berduka dan berdoa untuk korban serangan teroris yang tidak bersalah di Iran, dan untuk orang-orang Iran, yang mengalami masa-masa sulit seperti itu," kata presiden dalam sebuah pernyataan.
Namun di kalimat berikutnya, menunjukkan nada tidak bersahabat dari Trump. Ia menyebut seolah ada 'karma' bagi Iran. Trump kerap menuduh Iran merupakan negara yang mensponsori teror.
"Kami menggarisbawahi bahwa negara-negara yang mensponsori risiko terorisme menjadi korban kejahatan yang mereka promosikan," sambungnya seperti dimuat
Daily Mail.
Aaron Sagui, juru bicara kedutaan Israel di Washington, mengutip kalimat terakhir itu tepat.
Sementara itu Departemen Luar Negeri A mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa serangan ganda yang terjadi di Teheran merupakan bentuk teror yang tidak dapat diterima.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: