Diprediksi suhu terdingin akan dirasakan setiap pagi hingga sepekan ke depan. Namun, maÂtahari akan tetap bersinar cerah pada siang hari. Perkiraan suhu sepanjang sepekan ke depan sekitar 2-4 derajat Celcius. AngÂka ini jauh lebih rendah dari suhu musim dingin yang biasa dirasaÂkan warga Negeri Kanguru.
Weathorzone melaporkan, musim dingin yang datang lebih awal ini akan diikuti embusan angin dan hujan. Kondisi ini akan membuat cuaca semakin dingin. Tidak hanya di Adelaide, kawasan lain Australia pun menghadapi penurunan suhu serupa. Sepanjang pantai timur Australia pada 1 Juni juga menÂgalami musim terdingin sejak 74 tahun terakhir.
"Bagi kota-kota pesisir, sepÂerti Sydney, Melbourne dan Brisbane, suhu sekarang ini membuatnya terasa jauh lebih dingin daripada biasanya," ujar pakar meteorologi Weatherzone Jacob Cronje.
Suhu di Sydney turun ke titik 10 derajat celcius kemarin dan hari ini. Angka ini jauh lebih rendah dari rata-rata suhu udara setiap Juni, yakni 17 derajat celcius. Cronje meramalkan suhu udara di Sydney akan menghangat satu deÂrajat celcius pada akhir pekan ini.
"Sydney khususnya akan merasakan efek kondisi berangin dan hujan awal pekan depan. Cuaca berangin dan dingin mungkin agak basah juga akan melanda Australia Tenggara pada Senin mendatang," tamÂbahnya.
Sejauh ini, Cronje memastikan BMKG Australia sudah mengeluÂarkan peringatan hembusan angin di sebagian besar wilayah AusÂtralia sejak Kamis (1/6). Wilayah yang akan diterpa angin dan membuatnya semakin dingin, meÂliputi Northern Teritorry, Australia Barat, Queensland, New South Wales, Victoria dan Tasmania.
Melbourne diperkirakan menÂcapai suhu terendahnya hari ini (3/6), yakni 4 derajat celcius. Lalu naik menjadi 5 derajat celcius pada Minggu (4/1). Prediksi Cronje, suhu rata-rata Melbourne bulan ini berkisar pada 4 derajat celcius itu.
Suhu terendah tercatat di Yunta, Australia Selatan. Suhu di Yunta mencapai minus 4,7 derajat celÂcius pada Kamis 1 Juni pagi. Ini merupakan penurunan suhu terenÂdah sejak 1943. ***
BERITA TERKAIT: