Ia adalah Jeremy Joseph Christian. Pria berusia 35 tahun itu menghadapi tuduhan pembunuhan, percobaan pembunuhan, intimidasi, dan kepemilikan senjata.
Christian melakukan penikaman setelah dua orang pria AS yakni Taliesin Namkai-Meche (23 tahun) dan Ricky Best (53 tahun) melakukan intervensi atas tindakan Christian yang memuntahkan ucapan kebencian terhada dua wanita muslim di dalam sebuah kereta api di stasiun kereta Hollywood Transit Centre.
Selama penampilan singkatnya di pengadilan, ia sempat berteriak beberapa kali.
"Anda menyebutnya terorisme, saya menyebutnya patriotisme," teriaknya seperti dimuat
BBC.
"Tinggalkan negara ini jika Anda membenci kebebasan kita, kematian terhadap antifa," katanya, menggunakan singkatan umum gerakan anti-fasis.
Ia dijadwalkan akan kembali hadir di pengadilan pada tanggal 7 Juni mendatang.
[mel]
BERITA TERKAIT: