Begitu keterangan yang disampaikan oleh seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Jerman awal pekan ini.
Hubungan Jerman-Turki mengalami tekanan dalam beberapa bulan terakhir, setelah Ankara menolak izin anggota parlemen Jerman untuk mengunjungi tentara Jerman yang bertugas di tanah Turki di koalisi anti-ISIS serta penahanan Tolu dan rekan jurnalis Deniz Yucel dengan tuduhan serupa.
Yucel sebelumnya telah menerima kunjungan yang meyakinkan, namun permintaan untuk mengunjungi Tolu telah berulang kali ditolak.
Namun diplomat Jerman akhirnya akan dapat mengunjungi Tolu pada tanggal 2 Juni mendatang.
"Kami sudah menerima informasi ini melalui telepon, tapi masih menunggu konfirmasi tertulis," tambah juru bicara tersebut seperti dimuat
Reuters.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: