AS Tolak Rencana Presiden Sudan Datang Ke Pertemuan Di Riyadh

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Kamis, 18 Mei 2017, 19:51 WIB
AS Tolak Rencana Presiden Sudan Datang Ke Pertemuan Di Riyadh
Presiden Sudan/The Guardian
rmol news logo Amerika Serikat menentang rencana Presiden Sudan Omar al-Bashir untuk hadir dalam pertemuan puncak di Riyadh akhir pekan ini bersama dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

"Saya bisa memastikan Presiden Bashir akan pergi ke Arab Saudi," kata Menteri luar negeri Sudan Ibrahim Ghandour seperti dimuat The Guardian (Rabu, 17/5).

"Kami berharap normalisasi hubungan kita dengan AS," sambungnya.

Riyadh sendiri diketahui akan menjadi tempat pertemuan puncak para pemimpin Islam pada hari Minggu yang akan menjadi bagian dari tur Timur Tengah Trump.

Namun pengumuman dari Sudan tersebut mengejutkan Gedung Putih.

"Pemahaman saya adalah bahwa dia (Presiden Bashir) tidak akan menghadiri pertemuan dengan presiden," kata Michael Anton, juru bicara Dewan Keamanan Nasional.

Anton mengatakan bahwa kemungkinan Bashir bisa pergi ke Arab Saudi tapi tidak menghadiri pertemuan puncak.

Diketahui bahwa Bashir telah menjadi buronan buronan dari ICC sejak Maret 2009, ketika pengadilan tersebut mengeluarkan sebuah surat perintah pertama untuk penangkapannya atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan oleh pasukannya antara tahun 2003 dan 2008 di provinsi Darfur, Sudan. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA